Rabu, 25 Januari 2012

Watu Ulo ... Pada Suatu Ketika...


dipatahkannya sayap camar, pukat besi tua
ikan-ikan bermain putih-kuning-perak
perahu purba tinggal kenangan hijau ilalang
langit tetap setia sahabat
bintang-bintang di matanya adalah bayang ikan-ikan
tapi kini, laut terasa pedas dan pasi, gelap awan menutupi
kidung-kidung ratapan
menembus hitam kabut
denagn nada sumbang
dan hati yang kesepian
terbang di balik gugusan bukit
sementara duka bergigitan
diantara gemuruh ombak
diantara tetes-tetes hujan yang mulai menetes satu-satu
dan sepipun berkata
antarkan aku mencari hidup…






Tidak ada komentar:

Posting Komentar